Senin, 14 Oktober 2013

Pakaian Syar'i Wanita Shalihah

Assalamu’alaikum ikhwah fillah, Kembali lagi dengan tulisan saya, hehe. Sekarang kita akan membahas tentang keakhwatan nih, jadi so yang merasa perempuan -perempuan , akhwat- akhwat, cewe -cewe, mari mendekat dan yang dekat mari merapat. Kita baca secara seksama artikel ini sampai habis ya, Insya Allah ga nyesel dan mendapat hal yang dapat di jadikan renungan. Lalu yang ikhwan kalo mau baca ya baca aja agar juga tau. ^_^

Oh iya muslimah, saya merasa perihatin nih saat melihatkan acara-acara maupun di iklan-iklan, coba deh perhati’in. Kalo di sinetron anak muda pasti kan perempuan yang cantik itu yang secara fisik bagus. Iya ga? Iya dong. Yang saya prihatin lagi di iklan-iklan, khususnya iklan shampoo rambut dan itu loh apa si namanya yang kaya hand body gitu dah yang pelembut kulit gitu. Tau kan? Pernah ga liat iklannya? Pasti pernah dong, pada punya TV kan? Hehe

Yuk kita perhatikan dalam iklan itu ada perempuan yang rambutnya berantakan terus ga pede seakan-akan  dunia mau kiamat. Apalagi iklan pelembut kulit itu, kalo  kulitnya kasar atau kering hadeh-hadeh udah ga punya semangat hidup, muka lesu dan lain sebagainya. Ini di iklan loh ya, jadi bukan karang-karang saya nih, temen-temen liat TV masing-masing, kalo ga punya, ke TV tetangga aja ya.

Tau ga, hal ini termasuk mendoktrin kita loh, kalo wanita  itu hanya dihargai dengan rambut berkilau, kulit yang mulus dan hal-hal fisik lainnya. Jadi acara-acara dan iklan-iklan di TV itu telah mencuci otak kita sehingga dunia hanya menilai wanita dengan fisiknya saja. Bener ga? Ini yang terjadi di dunia saat ini. Perempuan-perempuan saat ini lebih bangga memperlihatkan dirinya seperti salah satu iklan pelembut kulit yang berbunyi dari “tutup ini, tutup itu” setelah kulit yang lembut dan mulus dengan percaya dirinya berubah bunyi  “tunjukkan lututmu, tunjukkan tanganmu”.  ya sama saja terdengar “tunjukkan auratmu, ngapain tubuh itu di tutup-tutup gitu, toh kulit kita udah mulus”.

Padahal wanita itu lebih mulia dari doktrin itu. wanita adalah makhluk ciptaan Allah yang memiliki keindahan tersendiri sehingga Sang Pencipta memberikan aturan yang tersendiri pula untuk wanita. wanita bagai mutiara yang memiliki sinar melebihi mentari  yang terbit ditimur. Keindahan wanita itu bahkan bidadaripun tak secantik wanita, apabila ia dapat menjaga keindahan itu dipagari syari’at sehingga terpantullah kemuliaan perempuan yang bidadari pun cemburu padanya.

Kalo masih belum percaya bidadari kalah sama wanita dunia yuk perhatikan ketika ummu salamah menanyakan mana yang lebih utama, wanita dunia atau bidadari surga? Rasulpun menjawab “wanita dunia lebih utama dari pada bidadari-bidadari surga seperti kelebihan apa yang nampak dari pada apa yang tidak tampak”. Hadits ini diriwayatkan imam ath thabrani.

Ehm... kalo para pujangga bila membuat puisi, kata bidadari pasti menjadi simbol keindahan. Jadi mau ga nih temen-temen jadi lebih indah dari bidadari surga yang bermata jeli itu? Pasti mau dong.  Wanita dunia yang seperti apa sih? Ya Pasti wanita dunia yang shalatnya, puasanya dan ibadahnya kepada Allah. Terus menampilkan keindahan tubuh seperti yang disuruh iklan itu ibadah ga ya? Itu meninggikan kehormatan ga ya? Itu diridhai Allah ga ya?

Ya ngga lah. Ketahuilah islam itu sudah menjaga kehormatan wanita dengan semulia-mulianya. Tapi sayangnya banyak ya yang ga sadar kalo wanita ini mulia. Jadi untuk hal pakaian seperti apa nih yang diRidhoi Allah? Otomatis yang menutup aurat. “pake jilbab dong?” iya lah ^_^.

Tapi pertanyaannya jilbab yang mana yang diridhoi Allah pula? Apakah jibab yang menggunakan pakaian tertutup yang serba ketat. Baju model baby doll berlengan pendek, dipadu dengan manset atau kaos yang super sangat ketat dan jeans atau bicycle pants super ketat atau hanya memakai manset celana, atau jenis pakaian ketat yang menampilkan lekuk tubuh lainnya atau tipe baju atau celana macam apalah yang bukan main ketatnya terus dipasangkan kain yang melilit kepala terus kata mereka “jilbab” . apakah ini jilbab?  Jilbab seperti ini malah saat cowo ngeliat malah menjadi godaan karena lekuk tubuh itu? Jadi jilbab yang seperti apa? Yuk baca ayat ini.

Allah berfirman:

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita….” (QS An-Nuur : 31)

 “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. (QS Al-Ahzab [33] : 59).”

Nah kalo kita liat di surat an-nur diatas selain memerintahkan menutup aurat, Allah, Sang Maha Tahu dan juga yang menciptakan kita menyuruh untuk MENUTUP JILBAB SAMPAI DADA dalam sampai dada ini ya sampai jangan sampe dada keliatan lekuknya jadi kudungnya harus jauh melebihi dada,nah inilah JILBAB SYAR’I. Emm.... udah ngertikan? Jadi pernah ga ngeliat akhwat-akhwat yang jilbab guede. Pasti pernah, soalnya udah banyak yang memakai jibab syar’i ini.  Ya kira-kira seperti yang dikenakan oleh akhwat berjilbab besar itulah. “hah? Masa harus segede itu?” ada ga yang komentar gini? Ya jika itu yang diperintahkan Allah. Kita sebagai umat yang bertaqwa harus taat kepada Allah, atau ingin ingkar? Sehingga mendapat siksaan neraka, naudzubillah, semoga kita terhindar dari itu.
Lalu apalagi yang harus diperhatikan agar jilbab kita jilbab syar’i?

1.       Pakaiannya harus longgar, tebal dan tidak ketat.
Seperti hadits ini Dari Khalid bin Duraik: ‘’Aisyah RA, berkata: ‘’Suatu hari, asma binti abu bakar menemui Rasulullah SAW dengan menggunakan pakaian tipis, beliau berpaling darinya dan berkata: ‘’wahai asma’’ jika perempuan sudah mengalami haid, tidak boleh ada anggota tubuhnya yang terlihat kecuali ini dan ini, sambil menunjuk ke wajah dan kedua telapak tangan.’’ (HR. Abu Daud).

Jadi jelaskan? Jangan tipis-tipis, saya pernah melihat wanita yang menggunakan kain dikepalanya yang kata mereka “jilbab” menggunakan pakaian agak transparan, ketat lagi. Lalu apakah ini pakaina yang diridhoi Allah? Bahkan ini yang dikatakan berpakaina namun telanjang, kita berpakaian tapi lekuk tubuh keliatan. Hati-hati loh, pakaina seperti ini diancam nabi dalam haditsnya yang diriwayatkan imam muslim yang berbunyi: ,

“Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mirip ekor sapi untuk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak-lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR Muslim).

Ih serem ya? Tidak akan merasakan nikmatnya surga bahkan mencium baunya tidak bisa. So pasti bukan yang membaca artikel ini, saya yakin temen-temen yang baca artikel ini adalah wanita shalihah yang menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya dengan ikhlas tanpa komentar-komentar. Langsung menjalankan saja tanpa banyak fikir.
Lalu?

2.       Bukan sebuah tabarujj
Tabarujj apasih? Tabarujj itu berhias yang menimbulkan dan memamerkan kecantikan sehingga dapat menimbulkan godaan bagi pria, tau kan maksudnya? Pasti temen-temen tau ^_^.
Allah berfirman
 “.... Dan janganlah kamu berhias dan brtingkah laku sepert orang jahilliah dahulu....” (al-ahzab:33)
Jadi natural ajalah, wanita itu cantik,mulia, mempesona bila dihiasi iman, bukan make-up. Cantik karena akhlaqnya, mulia karena bukan tontonan yang dipelototi oleh lelaki yang sakit hatinya, dan mempesona karena insyaAllah diridhoi Allah.
Terus?

3.       Tidak memakai wangi-wangian bila keluar rumah
Loh? Pakai parfum buat cewe ga boleh toh? Weits, boleh ko, tapi didalam rumah yang hanya ada suami dan mahromnya. Tapi kalo di luar rumah?  Rasulullah bersabda
“wanita mana saja yang memakai haruman kemudian keluar dan lewat dimuka orang banyak agar mereka mendapati baunya, maka dia adalah PEZINA....” (HR abu dawud dan tirmidzi)

Weeeeiiiiiih, serem euy, yang ngomong ini Rasulullah yah, kita sebagai orang beriman yang dimana rukun iman ke-4 adalah iman kepada rasul wajiiiibb percaya dan mengamalkan hadits ini. Jadi dilarang menggunakan parfum diluar rumah, lagi pula kita sebagai laki-laki agak “tersiksa” loh, kita udah berusaha menjaga pandangan eh tercium bau yang dikenali feromon kami. Sebagai pemilik hidung sehat, ini cukup menyiksa kami yang ingin menjaga kehormatan dimata Allah, jadi selain menjalankan perintah Allah dan Rasul, juga membantu kami kaum adam ^_^

4.       Tidak menyerupai laki-laki
Ya temen-temen pasti tau ini bagaimana pakaian laki-laki. Emm.... menurut kalian celana itu pakaian laki-laki atau ngga ya? Kalo menurut orang inggris abad 15-16 celana itu tabu bagi wanita, lagi pula para shahabiyah (sahabat-sahabat wanita dizaman rasul) tidak ada yang meriwayatkan kalo mereka menggunakan celana. Jadi berhati-hati lebih baik, saya saranin selalu pakai rok aja ^_^

5.       Menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan
Hadits riwayat Aisyah RA, bahwasanya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasulullah dengan pakaian yang tipis, lantas Rasulullah berpaling darinya dan berkata, “Hai Asma, sesungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil balig) maka tidak ada yang layak terlihat kecuali ini,” sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan. (HR Abu Daud dan Baihaqi).

Inget ya kawan Cuma wajah dan telapak tangan. Jadi kalo rambut itu masih aurat, jadi rambutnya jangan keliatan walau sedikit, terus telapak tangan itu dari pergelangan tangan ampe ujung-ujung jari, jadi tangan yang diatas itu aurat, harus ditutupi, pakai apa ke pasti kalian lebih tahu untuk hal ini hehe. Terus satu lagi yang penting, telapak kaki itu auraaaat. Jadi harus ditutupi, kalo mau pergi kemana-mana yang bisa terlihat laki-laki bukan mahram jangan lupa pakai KAOS KAKI, agar aurat ini tetap tertutup. Jangan lupa ya kaos kakinya ^_^

Terus masih ada hal yang harus diperhatikan? Iya nih kawan yang baik hatinya. yaitu:
-          Suara jangan mendayu-dayu
Jadi kalo akhwat itu ngomong harus tegas kalo ke ikhwan, kalo ke sesama akhwat ya terserah ^_^. Karena suara wanita yang mendayu-dayu itu mahal, jangan di kasih kesembarang orang yang berhak adalah suami anda jadi jangan dikasih kesembarang ikhwan.
-          Jangan sampai kulit anda tersentuh kulit laki-laki bukan mahrom
Nah ini juga hal penting, karena persentuhan kulit antara laki-laki dan perempuan bukanlah hal yang sepele. Kalo ada pertanyaan yang terdapat dalam buku ustad salim a fillah seperti ini: apakah persentuhan kulit adalah hal yang mudah dilupakan?
Bila jawaban tidak, maka dapat kita lihat betapa berbahayanya persentuhan kulit itu dalam waktu kedepan dalam angan dan pikiran. Lalu bila iya, itu hal yang mudah dilupakan, maka dapat dipastikan orang yang menjawab iya ini sudah melakukan lebih dari sentuhan sehingga kulitnya tadi tidak peka lagi.
-          Menjaga pandangan
Seperti disurat an-nur ayat 31
-          Menjadika malu sebagai mahkota

Islam sangat memuliakan wanita sehingga Allah menjaga mereka dengan syari’at-syaria’at agar keindahan itu terjaga dan tidak terobral begitu saja. Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa temen-temen yang baca artikel ini adalah wanita yang bila terdengar seruan Allah dan Rasul-Nya langsung mengataka “kami dengar dan kami taat”. Dan pasti ga ada yang mengatakan ”aku belum siap berjilbab secara syari’at” atau mengatakan “mau benerin hati dan akhlaq dulu baru berjilbab karena saya yang saat ini takut dibilang ga pantes berjibab syar’i”. Seperti yang kita tahu bahwa menjadi muslimah shalihah itu tidak perlu menunggu siap ataupun akhlaq baik, bila kita sudah siap berjilbab syar’i ya lakukanlah, insyaAllah bila temen-temen semua ikhlas, Allah akan membuat kalian siap dan berakhlaq mulia. Tahuka kalo hidayah itu dicari, bukan di tunggu, yuk berjilbab syar’i Dan menjadi wanita shalihah yang mengisi surga-Nya. Dan bahkan bidadaripun tak seindah diri anda, karena engkau  menjaga agama-mu, iman-mu dan kehormatanmu karena Allah azza wa jalla.

Ya mungkin hanya ini saja yang dapat saya tulis, ya saya sebagai manusia biasa masih banyak salah, jadi kalo ada yang salah jangan tuntut “wah azmul bersalah, bawa dia kemeja hijau” hehe ^.^Y.  Jadi maklumi bila ada kata-kata yang salah atau apapun yang salah dalam artikel ini. Semoga bermanfaat bagi temen-temen dan saya sebagai penulis. Wallahu ‘alam bish-showab

Azmul Pawzi (ditulis pada Januari 2012)

Mereka Bilang Atas Nama Cinta

Assalamu’alaikum
Kaifa haluk akhi wa ukhti? Semoga Allah masih memberikan nikmat sehatnya kepada kita semua. Lagi, lagi dan lagi artikel yang saya buat tentang cinta. Entah kenapa suka banget nullis tentang ini. Tapi semoga temen temen ga bosen dengan tulisan pendek saya ini.
Mari kita masuk pembicaraan yuk. Di seluruh geografis kehidupan cinta sudah menjadi hal yang disalah artikan oleh seluruh insan manusia. Cinta yang seharusnya anugrah sekarang dijadikan hal yang mendekatti virus yang merusak fikiran, hati dan jiwa.
Cinta, sudah menjadi senjata yang sangat canggih dan efektif yang digunakan oleh bangsa syaithan. “Eh ko azmul berani beraninya bilang cinta jadi senjata setan?” Mungkin ada sebagian temen yang nanya gitu? Hehehe
Coba kita lihat di sekeliling kita mereka sudah ngerubah apa itu cinta. Cinta yang harusnya luas pengertiannya, bagai samudera yang terbentang dibumi yang diciptakan Allah untuk tempat tinggal kita. Cinta seharusnya anugrah dari-Nya, yang mendekatkan diri yang hina kepada Yang Maha Indah. Dan seharusnya cinta menjadikan kita merasakan cinta amat sangat kepada Sang Maha Cinta.
Namun sekarang ini, arti cinta telah dipersempit, arti cinta telah ditempatkan kepada hal yang seharusnya bukan tempatnya cinta, cinta telah bermetamorfosis sebagai maksiat yang dibungkus dengan warna merah jambu yang mereka bilang cinta yang suci. Manusia telah menyembah cinta, meninggikan cinta hingga banyak manusia menjadikan cinta sebagai tandingan Yang Maha Cinta.
Atas nama cinta, mereka lupa siapa mereka, mereka lupa bahwa mereka hamba Allah Yang Maha Cinta.
Atas nama cinta mereka berduaan, mengekspresikan nafsu untuk memuaskan perpaduan yang mereka sebut cinta.
Atas nama cinta, mereka menghalalkan yang diharamkan Allah, mereka melakukan yang dilarang Allah, padahal mereka tahu bersentuhan, berduaan dan bermesra-mesraan tanpa ikatan yang kuat yang diridhoi-Nya adalah hal yang HARAM.
Atas nama cinta, mereka telah menghalalkan dirinya untuk neraka, karena mereka melakukan hal yang mereka tahu itu adalah sebuah dosa.
Atas nama cinta, mereka menerobos pagar syari’at.
Atas nama cinta, mereka mengucapkan sumpah bersatu selamanya tanpa ikatan halal.
Atas nama cinta, mereka rela menjadikan cinta sebagai hal yang mereka tinggikan dan melupakan siapa yang seharusnya mereka sembah.
Atas nama cinta, mereka melakukan segala hal yang di minta yang ia cinta padahal mereka masih haram satu sama lain.
Atas nama cinta, mereka menangis, tersedu, mengiba, menyiksa diri dalam masa kegalauan bahkan menghabisi nyawa yang telah diamanahkan kepadanya.
Atas nama cinta, atas nama cinta dan atas nama cinta. Sangat banyak hal aneh, maksiat, dan kebodohan yang mereka lakukan dengan berkata atas nama cinta.
Lalu apakah ini cinta?  Atau kah nafsu setan yang mereka asumsikan  itu cinta. Inilah dunia zaman sekarang, cinta sudah menjadi thagut. Cinta lebih mereka cintai dari pada Allah. Cinta sudah menjadi agama baru yang disembah walau belum terproklamirkan.
Cinta sudah menjadi kata objek, bukan lagi sebagai kata kerja yang digunakan untuk mencintai Sang Maha Penyayang. Jadi, apakah kita termasuk orang-orang yang menghambakan diri kepada cinta?Mari istighfar bersama-sama. Astaghfirullah.
Ketahuilah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penerima Taubat. Jadi mari kita menghindar dari hal itu dan saling mengingatkan bila ada saudara kita masih ada yang terjebak oleh jebakan syaitan.
Cukup sampai sini saja sepertinya. Semoga tulisan ini bermanfaat  ^_^
 Azmul Pawzi (ditulis pada 3 Desember 2012)

Move On Islami

Assalamu'alaikum ikhwan akhwad fillah, kaifa haluk? Pasti khoir kan? ana berdoa semoga rahmat Allah menaungi kita semua. Saat ini kita pengen ngomongin tentang cinta lagi nih. Sebuah kata yang katanya bisa membuat tertawa, senyam senyum sendiri padahal itu tidak tahu cinta atau godaan syaitan.
Cinta katanya juga bisa membuat orang menangis bahkan stress bunuh diri. Nah jadi yakin ga sih itu cinta atau godaan setan. Jadi ketahuilah ini adalah godaan syaitan yang di bungkus dengan warna merah jambu. Dan ini semua dapat membuat orang terlena hingga membuat perbuatan yang mendekati zinah yang biasa di sebut "pacaran". Lalu banyak mereka yang terjebak dalam maksiat pink ini sehingga sulit untuk keluar dari jeratan maksiat ini.

Pernah suatu saat saya menemukan teman saya berkata seperti ini "gue disakitin nih sama orang yang gue sayang".
"ciiiyuuuus? anugrah dari Allah tuh kawan"  saya jawab saja gitu. Lalu dia menanyakan  "gimana sih pindah dari pacar yang masih kita sayang?".
So pasti jawaban "move on" adalah satu satunya jawaban.
Iya ga? iya dong ^_^
Tapi move on yang seperti apa si yang sebaiknya.

Klo kata orang sih (kata orang2 nih ya) move on itu pindah aja cari cinta baru. cari orang yang lebih baik. Tapi kata saya itu sih sama aja, (tiba-tiba yang baca jatoh kaya di anime gitu,hehe). Karena menurut saya semua orang pacaran pasti ada kepentingan, entah itu kepentingan nafsu, harta, senang-senang, harga diri, rasa ingin dilindungi atau apa aja, banyak lah kepentinganya.

Jadi gimana nih "move on" yang sesuai sama islam? Biar bisa pergi dari jeratan syaitan yang di bungkus indah dalam bentuk hati ^_^
Ya sama aja, cari cinta baru juga. Tapi (ada tapinya nih) bukan cinta ke hal yang gampang hancur. Tapi cinta yang abadi. yang membuat kita tenang merasakannya.
cinta apa itu? apa hayo?

Ya itulah cinta kepada Allah. Mari kita ubah rasa cinta yang kepada manusia menjadi cinta kepada Allah. Soalnya kalo di liat zaman sekarang cinta kepada manusia itu udah ngelebihin cinta kpd Allah , iya ga?
Mereka berkata hanya pacarnya yang dapa memberi kebahagiaan. Kufur nikmat amat nih orang, udah banyak kenikmatan yang di berikan Sang Maha Pemberi, tapi dia cuma mengakui kebahagiaan hanya dari pacarnya.

So? Ayo "move on". Ayo kita perbarui cinta kita. Dari mencintai selain Allah menjadi mencintai Allah secara sepenuhnya. Karena orang beriman itu sangat mencintai Allah seperti dalam surah Al-baqarah berbunyi

Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat dzalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).(2:165)

Lalu bagaimanakah cara  untuk mendapatkan kecintaan tersebut. Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan beberapa hal untuk mendapatkan maksud tadi dalam kitab beliau Madarijus Salikin.


-          Pertama, membaca Al Qur’an dengan merenungi dan memahami maknanya. Hal ini bisa dilakukan sebagaimana seseorang memahami sebuah buku yaitu dia menghafal dan harus mendapat penjelasan terhadap isi buku tersebut. Ini semua dilakukan untuk memahami apa yang dimaksudkan oleh si penulis buku. [Maka begitu pula yang dapat dilakukan terhadap Al Qur’an, pen]

-          Kedua, mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan ibadah yang sunnah, setelah mengerjakan ibadah yang wajib.  Dengan inilah seseorang akan mencapai tingkat yang lebih mulia yaitu menjadi orang yang mendapatkan kecintaan Allah dan bukan hanya sekedar menjadi seorang pecinta.

-          Ketiga, terus-menerus mengingat Allah dalam setiap keadaan, baik dengan hati dan lisan atau dengan amalan dan keadaan dirinya. Ingatlah, kecintaan pada Allah akan diperoleh sekadar dengan keadaan dzikir kepada-Nya.

-          Keempat, lebih mendahulukan kecintaan pada Allah daripada kecintaan pada dirinya sendiri ketika dia dikuasai hawa nafsunya. Begitu pula dia selalu ingin meningkatkan kecintaan kepada-Nya, walaupun harus menempuh berbagai kesulitan.

-          Kelima, merenungi, memperhatikan dan mengenal kebesaran nama dan sifat Allah. Begitu pula hatinya selalu berusaha memikirkan nama dan sifat Allah tersebut berulang kali. Barangsiapa mengenal Allah dengan benar melalui nama, sifat dan perbuatan-Nya, maka dia pasti mencintai Allah. Oleh karena itu, mu’athilah,  fir’auniyah, jahmiyah (yang kesemuanya keliru dalam memahami nama dan sifat Allah), jalan mereka dalam mengenal Allah telah terputus (karena mereka menolak nama dan sifat Allah tersebut).

-          Keenam, memperhatikan kebaikan, nikmat dan karunia Allah yang telah Dia berikan kepada kita, baik nikmat lahir maupun batin. Inilah faktor yang mendorong untuk mencintai-Nya.

-          Ketujuh, -inilah yang begitu istimewa- yaitu menghadirkan hati secara keseluruhan tatkala melakukan ketaatan kepada Allah dengan merenungkan makna yang terkandung di dalamnya.

-          Kedelapan, menyendiri dengan Allah di saat Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang terakhir untuk beribadah dan bermunajat kepada-Nya serta membaca kalam-Nya (Al Qur’an). Kemudian mengakhirinya dengan istighfar dan taubat kepada-Nya.

-          Kesembilan, duduk bersama orang-orang yang mencintai Allah dan bersama para shidiqin. Kemudian memetik perkataan mereka yang seperti buah yang begitu nikmat. Kemudian  dia pun tidaklah mengeluarkan kata-kata kecuali apabila jelas maslahatnya dan diketahui bahwa dengan perkataan tersebut akan menambah kemanfaatan baginya dan juga bagi orang lain.

-          Kesepuluh, menjauhi segala sebab yang dapat mengahalangi antara dirinya dan Allah Ta’ala.

Semoga kita senantiasa mendapatkan kecintaan Allah, itulah yang seharusnya dicari setiap hamba dalam setiap detak jantung dan setiap nafasnya. Ibnul Qayyim mengatakan bahwa kunci untuk mendapatkan itu semua adalah dengan mempersiapkan jiwa (hati) dan membuka mata hati.

Mungkin hanya itu saja yang dapat ana tulis di sini, semoga bermanfaat yah ^_^


Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallalahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
wallahu'alam bish-showab
  
Sumber: Madaarijus Saalikin, 3/ 16-17, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, terbitan Darul Hadits Al Qohiroh

Azmul Pawzi (ditulis pada 17 oktober 2012)

Karena Engkau Belum Halal Bagiku

Aku tidak ingin menghadapi rasa ini dengan cara mereka. Rasa suka,kagum,sayang adalah anugrah yang diberikan Allah azza wa jalla, termasuk rasa cinta. Akan tetapi caraku menyikapi rasa harus hati-hati agar tetap pada jalur syari'at dan tak terjerumus kepada perbuatan yang dibenci Allah.
Bila mereka memilih untuk selalu mengingat yang mereka cintai, tapi aku memilih tidak mengingat dia.
Bila mereka memilih untuk mengungkapkan rasa ini sehingga menerobos pagar syari'at, namun aku memilih diam.
Jika mereka memilih bertemu dan melakukan hal yangg mendekati zinah, aku lebih memilih jauh dari dia yg ku cintai.
Bila mereka memilih untuk menyatukan cinta dengan ikatan pacaran, aku lebih memilih menjauhi pacaran.
Kenapa?
Karena kau BELUM HALAL untuk ku,
Karena aku lebih memilih mengingat Yang Memegang nyawaku dari pada engkau. Karena dengan mengingatnya aku akan terjaga dari perbuatan keji, karena aku diam dan tidak bertemu denganmu karena aku tdk ingin mengganggu kehormatanmu dan kesucianmu, dan tidak memilih pacaran karna ingin mejaga harga driku dimata Allah.
Karena aku lebih mencintai Allah swt , dari pda apapun didunia ini ^^

Semoga Bermanfaat
Azmul Pawzi (ditulis pada Februari 2012)

Dampak Citra Negative dari Musuh bahwa Islam itu Teroris

Saya menulis ini karena sudah banyak kejadian-kejadian  yang menyebabkan umat muslim termakan dengan propaganda musuh - musuh islam. Berbagai cara yang dilakukan oleh musuh-musih islam untuk menghancurkan islam. Salah satunya dengan mencitrakan hal-hal yang buruk kpd umat islam agar seluruh masyarakat membenci islam. Segala fitnahan dan hal-hal buruk diucapkan seperti islam adalah agama teroris.
Islam agama teroris? Wah pernyataan yang sangat  menjatuhkan. Pernyataan ini disebutkan agar seluruh masyarakat terdoktrin, apalagi setelah terjadi konspirasi WTC 11 september 2001. Dan sepertinya musuh-musih islam ini berhasil mempengaruhi dengan pernyataan ini. Dan menyebabkan islamophobia diseluruh penjuru dunia. seperti Pembunuhan Marwa el-Sherbini di jerman, ia dibunuh dalam keadaan hamil, ditusuk-tusuk sebanyak 18 kali dan ironisnya Alex Wiens membunuh perempuan ini karena ia menggunakan jilbab dan sepertinya lelaki ini benci oleh islam bahkan mengejek Marwa sebagai seorang teroris dan pelacur yang mengenakan jilbab. Lalu, ada lagi kasus James Yee seorang kapten US Army lulusan west point akademi militer paling bergengsi di AS. Ia mengabdi di Angkatan Darat AS selama empat belas tahun. Namun karena James Yee seorang Muslim, ia dicurigai dan diperlakukan semena-mena olah para prajurit lain. Para prajurit itu mengabaikan perintah-perintahnya sebagai Kapten Angkatan Darat AS. Ini merupakan tindakan indisipliner, namun tak ada tindak lanjutnya. Ini membuktikan bahwa seorang Muslim tidak bisa menjadi tentara sungguhan di AS, apalagi menjadi perwira. dan pada akhirnya yee ditahan dan di siksa.
Saudaraku dampak pernyataan ini tidak saja dipercaya kaum non muslim namun muslim pun banyak yang termakan kepada pernyataan ini, saat saya tanya kepada teman saya tentang bagaimana perawakan seorang teroris? Dia menjawab yang berjenggot tebal, bersorban, memakai gamis dan sebagainya. Coba bayangkan orang yang berusaha menjalankan sunnah dikatakan teroriss.
Lalu jika ada wanita yang berjilbab besar dan bercadar mereke nyeletuk "liat tuh cewe kaya teroris aja". Betapa besarnya dampak pernyataan ini yang selalu diberitakan dimedia-media milik musuh islam. Ditambah lagi pernyataan ini membuat seorang muslim enggan menjalankan syariat islam secara kaffah. Seperti ada seorang akhwat saat saya tanya kenapa ia tidak ingin menggunakan jilbab besar yang menutupi dadanya (jilbab syar'i). Ia menjawab takut di bilang teroris. Bahkam ada seorang gadis remaja sebut saja dewi yang protes kepada ibunya dengan sepucuk surat yang diselipkan dibawah piring kecil ibunya. isi suratnya.
"Ibu, kenapa ibu lahirkan dewi? Kenapa ibu menjadikan dewi islam? Dewi malu bu, kata teman-teman dewi, islam itu agama kampungan, agama orang miskin, orang bodoh, selalu berbuat onar, kasar juga bengis bahan kata teman-teman islam agama teroris. Dewi menyayangi ibu, ayah dan juga kakak, tapi bu.... dewi malu bu... dewi ingin bebas, ingin hidup modern seperti teman teman dewi. Dewi bukan anak kecil lagi bu, kalo ibu masih mengakui dewi sebagai anak. biarlah dewi menentukan pilihan hidup dewi sendiri."
Lihatlah betapa besarnya propaganda yang dikobarkan musuh2 islam sehingga dapat membuat anak remaja murtad karna malu denga islam. padahal apa yang ia tulis dalam suratnya itu SALAH.
Benarkah islam agama teroris? Padahal teroris berarti penggunaan kekuatan untuk memaksakan pendapat, keyakinan , yang menghalalkan darah menghilangkan nyawa dan semua itu tertolak dan tidak dibnarkan dalam islam. Ketahuilah islam sendiri mengutuk dan memusuhi terorisme karna tidak sesuai dan bertentangan dengan ajaran islam.
            Islam adalah agama yang mencintai perdamaian, islam mensyariatkan berjihad atau berperang pertama agar mencegah serangan atas  negeri-negeri muslim seperti pada surat al baqarah ayat 190 "Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."
Lalu kedua mencegah timbulnya pemaksaan atas kaum muslimin untuk keluar agama islam, Allah berfirman "Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi, dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi dan memerangi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim." (al baqarah :193)
           Jika bukan dari masalah diatas islam sangat memperhatikan perdamaian dalam Al quran Allah berfirman "Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."(al anfal : 61)
Jadi salah besar jika mereka mencap agama islam sbg teroris karana ini bertentangan sekali dengan islam. Lalu bagi muslim janganlah termakan dengan pernyataan mereka yang ingin menjatuhkan islam. karena fitnahan-fitnahan, cacian makian tidak akan berhenti dari mereka musuh-musuh islam. Karena mau seperti apapun mereka akan selalu benci terhadap umat islam sepertifirman Allah "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu."(Al baqarah 120)
Mereka juga tidak dapat dipercaya  dan bila kita percaya terhapap mereka Allah tidak akan menjadi pelindung kita Allah berfirman  "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu."(ali imran : 118)

Demikian artikel yang saya buat semoga bermanfaat
wallahu'alam bisshowab

Azmul Pawzi (ditulis pada 1 Mei 2012)

Minum Berdiri

Saya sangat prihatin dengan realita yang pada zaman sekarang, banyak sekali umat muslim yang terdoktrin dengan kebudayaan yang jelas-jelas dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Salah satunya makan dan minum berdiri, menurut berapa orang ini hanya masalah sepele. Bahkan sampai ada yang namanya "Standing Party", dan jika ada pesta seperti itu banyak sekali muslim yang datang dan mereka sepertinya menikmati makan dan minum dengan berdiri. Padahal Nabi Muhammad saw tak pernah mengajarkan seperti ini,dan melarang melakukan hal ini seperti hadits shahih berikut
Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَا يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا فَمَنْ نَسِيَ فَلْيَسْتَقِئْ
“Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya dia muntahkan.” (HR. Muslim no. 2026), dan

Dari Anas radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
أَنَّهُ نَهَى أَنْ يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِمًا
“Bahwa beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” (HR. Muslim no. 2024)

dan Allah azza wa jalla juga melarang hal ini, dalam surat Muhammad ayat 12 Allah berfirman
"Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka."( QS Muhammad : 12)
            Apakah kita masih ingin makan dan minum seperti orang kafir yang makannya seperti binatang? Tahukah anda bahwa binatang makan dan minum sambil berdiri? Jika kita masih melakukan hal itu pa bedanya kita dengan org kafir dan binatang?
            Lalu dalam ilmu kedokteran juga terdapat bahaya dalam tubuh klita jika kita masih minum sambil berdiri. Dalam sebuah kajian kesehatan akupuntur yang diadakan salah satu ahli akupuntur, membuktikan bahwa air minum yang masuk dengan cara minum sambil duduk lebih baik dibandingkan kita minum dengan cara berdiri.

Air putih yang kita minum saat duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal.

Sebaliknya, jika kita minum air putih dengan cara berdiri, maka air yang kita minum itu masuk tanpa disaring lagi. Air itu bisa langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan di saluran ureter.
            Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter maka hal ini bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya. Apabila minum sambil berdiri ini tidak kita hindari akan maka bersiap-siaplah menerima efek buruk lain pada organ ginjal anda, kita tahu salah satu fungsinya yakni menyaring racun ke dalam tubuh. Lihatlah betapa indah nya islam, pasti smua yang dilarang dan diperintahkan pasti ada hikmahnya.
Lalu apakah masih ingin makan dan minum sambil berdiri? Agama Islam dan ilmu kedokteran sudah melarang. Lalu apakah kita masih tidak peka?
Semoga Bermanfaat

Azmul Pawzi (ditulis pada 24 April 2012)

Sms PDKT atau Pacaran Smsan Boleh Gak Sih dalam Islam?

Terkadang kita mengeles dengan kata pacaran cuma jarak jauh, cuma sms-an dan teleponan. Jadi tidak ada masalah dong? Namun apakah ini dibolehkan? Tentu tidak wahai sahabat, karena perbuatan ini dpt menjerumuskan pada zinah hati. Lalu bertanya, "lah knp g boleh? Kan ga pegang-pegangan, ga berdua-duaan? Masa ga boleh?”
 Nah tujuan teknologi itu membuat manusia mnjadi dkat, dan sms itu mnghubungkan dua insan, dan setan selalu mencari celah untuk menggoda manusia sehingga kita dapat berpikir atau mengkhayal sedang berdua atau sedang bermadu kasih, sehingga kita bisa senyam-senyum sendiri. Nah inilah zinah hati, jadi sebaikny meninggalkan sms pdkt dan pacaran long distance alias smsan dan teleponan saja. Karena dapat menjerumuskan zinah hati. Mungkin saja awalnya kita cuma sms-an biasa, tentang bertanya PR,atau berdiskusi tugas, dan mungkin bertukar pikiran tntang dakwah. Namun karena berjalan nya waktu sms dakwah itu berubah menjadi sms pink. Sehingga berbunyi "ukhti selamat malam ya, semoga besok subuh ga kesiangan ya,selamat bobo ya. Mimpi indah, dari saudara seagamamu" sehingga membuat si akhwat senyam-senyum baca smsnya, memang benar itu sms yg mengingatkan tapi sms ini niatnya sudah berbeda, niat sudah ingin membuat seseorang yang bukan mahrom menjadi lbh "dekat" kepada kita,
Untuk para akhwat sbaiknya hati-hati bila mendpt sms sprti tadi, apa lagi bila si ikhwan sudah sms sperti "ukhti lg ap? Udh makan? Jaga kesehatan ya lagi sering ujan nih". Sebaikny di diamkan, bukan malah kesemsem dan di jawab "aku udah makan akh, kamu udah?" Bila trjadi sperti ini sama saja setan brhasil menggoda dua insan ini yang terlena dan kasmaran, dan hanya tinggal menunggu saja melakukan maksiat yg trbungkus dgn warna merah jambu,
 Jadi bagi akhwat sbaikny mendiamkan saja. karena bila direspon satu kali saja seakan-akan ikhwan akan menganggap mendapat lampu hijau. Hali ini juga agar tidak terjerumus oleh gombalan ikhwan dan kehilangan perhiasan kalian. Karena mereka tau akhwat ingin diperhatikan, dan pada dasarnya akhwat ingin di perhatikan, maka dari itu sebaiknya diam, karna bila mereka blum halal untukmu mereka tidak pantas menyentuh bahkan mendapatkan perhiasanmu karna itu hanya milik suami mu nantinya.
            Untuk ikhwan, janganlah mengikuti nafsu setan. Memang berat menahan hawa nafsu, namun kita harus bisa menahan itu. Terkadang kita menjadi seorang yang agresif akan tetapi terkadang kita jga jd pihak yang di kejar. Bila ada akhwat yang mulai sms yg kaya "gitu" alangkah baiknya kita jawab dengan bijak dan tak terbawa godaan syetan, shingga kita dapat menjaga keimanan kita dan tidak membuatnya menipis.
Jadi masihkah kita menganggap sms pdkt atau  pacaran long distance diperbolehkan? Yuk tinggalin aja, dari pada masuk ke dalam jebakan setan.

Azmul Pawzi (ditulis pada 29 Januari 2012)

Kala Engkau Belum Siap Jadikan Ia Halal, Cintailah dengan Diam

Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam. Karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya. Kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajakanya menjalin hubungan yang terlarang. Kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya. Karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu. 
           
Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya , karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt. pilihkan untukmu.Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali ? Yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan, tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah.

Karena dalam diammu tersimpan kekuatan, kekuatan harapan. Hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata . Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yanng berharap padanya ?
Dan jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata,biarkan ia tetap diam.
           
Jika dia memang bukan milikmu,toh Allah, melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat ..
Biarkan 'cinta dalam diammu' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu .
Cukup cintai Allah dan Allah akan memberikan yang terbaik untukmu. ^_^

Azmul Pawzi (ditulis pada 13 Januari 2012)