Kamis, 18 Juni 2026

Ketika Berhenti Lebih Masuk Akal


Ada harga dari rasa nyaman yang kita rasakan, yang diam-diam mengambil hal berharga dari kita.

Bukan kecerdasan, bukan pula kesempatan. Tapi daya tahan saat berhadapan dengan kesulitan.

Dari dunia yang segala prosesnya mulai memendek. Saat informasi hadir sebelum rasa ingin tahu ada. Jawaban datang sebelum pertanyaan dirumuskan. Dimana kemudahan itu ternyata tak selalu menguatkan.

Berapa kali kita merasa hambatan adalah "pertanda" harus selesai? Atau pernahkah kita menyerah karena melihat beratnya medan yang harus dilalui?

Padahal rumitnya jalan belum tentu tanda salahnya arah. Bisa jadi bentuk ujian kesungguhan.

Karena tekad hanya terbukti setelah menempuh rute penuh duri. Kedewasaan hanya datang saat melewati momen bersabar tiada henti.

Dan begitulah cara dunia menyeleksi antara mereka yang bersungguh-sungguh atau hanya sekedar tertarik.

Pada akhirnya, kehidupan tidak menguji seberapa besar mimpi yang kita ucapkan, melainkan seberapa jauh kita tetap melangkah ketika memilih berhenti lebih masuk akal.

#MelangkahMenginspirasi
#SerialMuharramMenulis

0 komentar:

Posting Komentar