Sabtu, 16 Februari 2019

Serial Merenungi Waktu ~ Bagian 4 : Beramal Shalih


Ternyata beriman saja belum cukup membuat kita tak termasuk manusia merugi. Disurat dan ayat yang sama dengan bagian tulisan sebelumnya. Setelah beriman, ada syarat lainnya, yaitu beramal shalih.

Secara simpel, amal shalih itu melaksanakan segala perintah-Nya, dan menjauhi segala larangan-Nya.

Menjalankan perintah Allah baik ibadah-ibadah mahdhah seperti shalat, puasa, zakat, haji dan sebagainya. Atau ibadah lainnya seperti menutup aurat, sedekah, tolong menolong, berakhlak baik, jujur dan sebagainya.

Menjauhi segala larangan Allah layaknya dosa-dosa besar seperti membunuh, durhaka kpd ortu, berzina, bahkan murtad. Atau menjauhi maksiat lainnya seperti membuka aurat, berburuk sangka, bergunjing, iri hati, dll.

Setiap usaha amal shalih yg kita lakukan adalah konsekuensi iman. Karna tanpa amal, iman kita belum terbukti. Maka selalu jalankan amalan wajib dan perbanyak ibadah sunnah.

Bagaimana jika kita bermaksiat? Menjalankan larangan Allah? Setiap manusia pasti pernah berdosa dan melakukan kesalahan. Maka langkah terbaik setelah berdosa adalah bertaubat.

Gimana caranya? Menyesal dengan dosa yg dikerjakan, berjanji takkan melakukannya, dan jauhi perbuatan maksiat itu.

Jika kita ikhlas dan kita perbanyak ibadah sbg bukti kesungguhan taubat. InsyaAllah akan mengampuni.

Kalau bermaksiat kita biarkan aja gimana?

Hati-hati, jika dosa kita biarkan berkembang, akan mematikan hati dan membuat kita merasa tak berdosa ketika melakukan maksiat. Sehingga kita terbiasa dengan dosa.

Jadi, jauhi maksiat, perbanyak ibadah. Jika bermaksiat, segera bertaubat. InsyaAllah kita termasuk orang-orang yg beramal shalih.

Akan tetapi, beriman dan beramal shalih belum membuat kita keluar dari golongan orang-orang merugi. Masih ada syarat lainnya. Apa itu?

-bersambung-

#Serial
#MerenungiWaktu
#MelangkahMenginspirasi

0 komentar:

Posting Komentar